TENTANG PUTRO 2
 
Notifications
Clear all

TENTANG PUTRO 2

3 Posts
3 Users
0 Reactions
6,044 Views
Active Member
Joined: 18 years ago
Posts: 9
Topic starter   [#55]

Rahayu

Saya punya pertanyaan begini, saya jadi putro sudah lama sudah beberapa tahun tapi belum ada perkembangan yang berarti, Sedangkan Saudara saya baru beberapa bulan sudah bisa dengan sendirinya melakukan patrap seperti bergerak sendiri, juga dalam raga niro seperti bisa menari tarian2 jawa, padahal dia tidak bisa nari sebelumnya.
Dengan peristiwa tersebut apa yang membedakan saya denga saudara saya?
Mohon petunjuknya dari kadang sedoyo

Sebelumnya saya mohon maaf bila ada salah salahnya.

Terimakasih matur nuwun



   
Quote
Active Member
Joined: 18 years ago
Posts: 11
 

Menurut sepengetahuan saya yang dikatakan putro tingkatannya bukan terletak pada hal2 yang anda tulis tersebut tetapi terletak pada tingkah laku keseharian terhadap lingkungannya. baik kepada sesama manusia dan juga alam disekitarnya.
Putro yaitu orang yang melaksanakan tumindak berdasarkan roso yang dipunyai pribadinya sendiri2 sehingga orang yang sudah dapat melaksanakan perintah roso tersebut dalam kehidupan sehari - hari maka dia adalah orang yang sangat beruntung sekali, hanya itu yang saya tahu apabila ada kesalahan mohon koreksi.
terima kasih.



   
ReplyQuote
New Member
Joined: 17 years ago
Posts: 2
 

Rahayu para kadhang,

Setuju dengan pendapat kadhang Tujuh_Langit, menurut saya mejalani Dharmobekti Laku Putro Romo adalah yang terpenting/tujuan utama, bukan hanya untuk kepentingan kita sendiri seperti menjadi sakti/kaya/semua tujuan kita pribadi tercapai dan kalau menurut pengalaman saya itu yang akan menuntun kita pada "roso-Urip". Kalau mengenai patrap dengan bergerak sendiri (istilah jawanya Beksan, kalau di Cina : Tai chi), itu dapat terjadi ketika kita bisa merasakan "roso-Urip" itu dan mengikutinya (pasrah-menyerahkan raga kita pada Urip dengan lilo legowo,wicaksono,welas asih) bukan dari "pamikir" ingin bergerak seperti ini/itu.
Jadi menurut saya pasti semua Putro bisa, bila sudah bisa mengenal "roso-Urip".
Mungkin saja saudara mas Adie sudah lebih bisa merasakan "roso-Urip"nya.

Rahayu, maaf bila tidak berkenan. Nuwun



   
ReplyQuote
Share: